Detik-detik Kepergian Sekaligus Pembukaan Kembali



Diatas adalah foto detik-detik kepulanganku. Kalian tahu, pekerjaan itu sangat melelahkan! Bahkan saat kita pernah punya ingin untuk sejenak saja bermain. Keluar kostan, menyalakan mesin motor, jalan bersama, hingga nongkrong disuatu tempat yang kita harapkan dapat sedikit melupakan lelah, serta berbelitnya pikiran. Nyatanya? Nol 'kan? Itu, itu mengapa aku beri persentase enam puluh pada bahagia saat aku tak lagi sebagai pekerja. Dan empat puluhnya aku simpan sebagai rasa sesal yang teramat dalam. Bukan, bukan karena hilangnya akan suatu pekerjaan. Namun, hilangnya rasa bahagia akibat aku tak lagi bisa senda gurau bersama kalian. Inilah kehidupan. Yang sering orang ucapkan, atau sekedar sebuah tulisan tentang setiap pertemuan, selalu ada perpisahan itu adalah benar-benar yang aku rasakan saat ini. Mungkin bukan sekali, ini yang kedua setelah perginya sang ibunda. Hmmmmmmh

Saat ini kembali bisa aku selesaikan metode pelatihan mengenal beberapa bahasa program yang sempat kujeda. Kembali bisa aku membagi waktu untuk kupenuhi beberapa hobi. Melukis, membuat tutorial, membuat movie, berpetualang, jelajah alam, dan semua yang dulu sangat sering aku lakukan saat tak punya pekerjaan, akan kembali aku lakukan. Mungkin untuk sekarang akan lebih optimal mempertimbangkan antara mana yang positif, mana yang tidak. Mana yang bermanfaat, mana yang tidak.

Dan sepertinya aku baru sadar guys! Ini adalah tulisan pertamaku setelah sekian lama aku tak merawatnya. Blog ini kembali aku bika. Dan silakan duduk manis atau mungkin menunggu sambil tiduran untuk beberapa postingan di blog ini mengenai cerita-cerita, hingga curhat soal cinta. Sampai disini dulu. Terima kasih.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Datang

Perempuan Yang Akhirnya Berhasil Mengambil Hatiku