Postingan

Kembali Ke Titik Awal

Gambar
 Apa yang akan kamu rasakan jika telah berhasil mencapai titik yang tinggi? Pasti bahagia, dan bangga. Meski kamu tahu itu tidak sulit, kamu tidak pernah hebohkan pada orang-orang mengenai prosesnya seperti apa? Begitu bukan? Yang mereka tahu hanya kamu sudah berhasil, dan memiliki uang yang banyak. Dulu, kita sadar. Emmm atau ... Maaf, ini tentangku. Biar aku ceritakan tentangku saja. Namun jika memang memiliki kisah sama, berarti kita orang-orang yang di pilih Tuhan. Ya ... Dulu, sebelum sampai titik tinggi itu, prosesnya sangat sulit. Lulus sekolah SMK dengan jurusan yang sama sekali tidak aku dapat ilmunya, sungguh kesalahan, dan penyesalan besar seumur hidupku, sampai saat ini. Orang-orang masuk SMK, atau sekolah kejuruan memang untuk bisa langsung mempelajari jurusan yang di sediakan oleh sekolah. Biar bisa langsung terjun ke dunia kerja, tanpa menempuh jalur kuliah, katanya. Kan sudah punya ilmu dasarnya. Otomotif kendaraan ringan, mesin, komputer, jaringan, akomodasi, akunt...

Terima Kasih Bandung

Gambar
23 Januari 2022 Siang itu aku mendapat sebuah informasi tentang lowongan pekerjaan di sebuah forum media sosial. Bukan lowongan kerja sebagai pegawai pabrik memang. Tapi aku berpikir, ini adalah satu peluang. Di saat situasi seperti ini, aku mengerti orang-orang pun sulit mendapat pekerjaan. Dalam sebuah informasi yang aku dapat di media sosial, seseorang mengunggah gambar di komentar. Unggahannya cukup jelas, orang tersebut sangat butuh pekerja yang serius, dan minat yang tinggi dalam bekerja. Ada nomor kontak yang bisa di hubungi di sana. Tanpa menjejakan komentar, aku langsung menghubungi orang tersebut melalui aplikasi tukar pesan.     “Selamat siang, A. Saya Iki, dari Sukabumi. Saya dapat informasi lowongan kerja, untuk langsung menghubungi nomor ini, apa benar. Maaf mengganggu sebelumnya.” Begitu bunyi pesan yang aku kirim untuk mengawali sesi chating.    “Oh.. Iya betul, A. Sebelumnya maaf, Aa pengalaman kerja apa? Kami cari yang serius, disiplin, dan rajin, w...

Perempuan Yang Akhirnya Berhasil Mengambil Hatiku

Gambar
Pada akhirnya setelah 6 tahun. Juga setelah berbulan-bulan aku mengagumi sosok perempuan lain, dia hadir. Menunjukan kagum padaku, dia stalking hampir di semua akun media sosialku. Dia mengabarkan padaku bahwa dia sangat-sangat terkesan. Aku, belum ada perasaan apapun padanya. Hanya berucap terima kasih (dalam hati). Tetap saja, hatiku masih ada dia. Perempuan yang bulan April lalu aku kenal lewat sosial media. Ini temanya masih tetap perkenalan via sosial media ya? Entah lah, selalu saja. Namun tidak buruk untukku pribadi. Dengan tetap di dasari komunikasi yang sangat baik, lambat laun aku mulai mengenalnya sedikit demi sedikit. RH Si manis yang menggemaskan ternyata. Jika aku tidak lupa, mungkin pada tanggal 20 November 2021 awal kami saling menyapa. Awalnya dia memberikan banyak sekali like pada kicauan status di wall akun sosial mediaku. Aku coba membalas, tapi begitu aku periksa wall akunnya, sedikit sekali dia mengunggah foto, atau sekadar kicauan biasa. Dari sana aku putus...

Perempuan Yang Membuatku Jatuh

Gambar
Pada akhirnya, dia perempuan yang membuatku kembali melihat warna-warna cinta. Rasa itu datang tiba-tiba. Entahlah, 2016 lalu setelah kepergian seseorang yang teramat berarti untukku, aku sangat-sangat hancur. Perih, pahit, sakit. Tidak dapat aku gambarkan secara jelas, bagaimana rasanya. Mungkin hanya kamu yang pernah merasakannya saja yang akan mengerti. Setelah kejadian itu, enam bulan lamanya aku selalu mengurung diri dalam kamar. Semua temanku nampak jelas melihat perubahan. Dan enam bulan sisanya, akhirnya aku mau di ajak keluar. Ya, berkat mereka. Teman-teman masa kecilku. Betul, satu tahun lamanya aku baru bisa sembuh dari sakit itu. Aku berjanji pada diri sendiri, tidak akan lagi memerankan satu karakter dalam kisah itu. Namun kini, saat ini, dia datang. LH Inisial namanya. 5 April lalu aku mengenalnya di sebuah aplikasi media sosial. Awal yang tidak ada sama sekali niat untuk ingin mengenalnya. Namun sebagai rasa hormat perkenalan dalam sebuah aplikasi itu, aku mengirimkannya...

Saat Aku Pulang

Gambar
Saat aku pulang. Ada perasaan aman sesampainya kaki di ambang pintu rumah. Ada pikiran yang mulai tenang sesampainya badan ini masuk ke dalam. Aku berdiri menghadap pintu rumah. Ragu untuk masuk. Aku menunduk, tepatnya menatap kaki ku. Crekk!! Tiba-tiba pintu terbuka. Ibu yang membukanya di sana. “Ya Allah. Itu kakinya kotor. Jangan langsung ke kamar. Pergi mandi sana!” kata Ibu dengan intonasi yang sedikit kesal. Aku berjinjit kaki melangkah lompat-lompat kecil sambil nyengir kuda. Masuk rumah, lalu pergi ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi tanpa ruang yang tertutup rapat, sayup-sayup terdengar Ibu masih mengomel sendirian di ruang tengah.  “Kebiasaan ya. Kamu kalo main tuh bisa gak sih gausah pake kotor-kotor! Punya dua anak cowok susah banget di atur. Si Angga juga kemana belum pulang? Udah jam lima masih aja keluyuran,” begitu katanya. Aku termenung. Lebih tepatnya terdiam. Antara takut, atau sedang berpikir dalam-dalam. Kasihan Ibu. Pasti sangat kecapean harus mencuci bajuku ...

Aku vs Aku: Tulisan Pertama di 2021

Gambar
November 2019. Akhirnya aku di terima bekerja di salah satu perusahan besar di kabupaten Bekasi. Waktu pun akhirnya habis. Perlahan, sedikit demi sedikit aku mengikis duniaku. Bukan lagi untuk main-main. Usiaku tak lagi muda. Bukan lagi waktunya untuk berleha-leha. Bukan lagi masa tenang. Semua telah terabai. Entah aku sibuk apa sekarang sebenarnya. Aku tidak pernah bisa konsisten. Layak tidak teguh pendirian. Satu sisi aku selalu ingin melakukan sesuatu yang menurutku itu bagus. Di sisi lainnya aku malas. Lalu, sebenarnya kenapa aku di sini. Dan kenapa aku menulis lagi? Sudah kah menemukan waktu? Atau ada sesuatu? Entah ... Dan, entah? Satu tahun lebih aku menjadi seorang karyawan. Dunia kerja yang semenjak aku lulus di bangku sekolah idam-idamkan rutinitasnya. Dan berpikir akan membantu perekonomian keluarga. Ayahku, ibuku. Mereka bukan dari turunan orang berada. Sebab itu aku ingin bekerja? Membantu orang tua? Omong kosong. Itu hanya harapan. Fakta yang aku jalankan tidak semudah it...

Batas - Aku Bukan Yang Terbaik

Gambar
Batas Ditulis oleh: Rizky Imanul Pada dasarnya, jatuh cinta adalah sebuah anugerah yang paling indah. Hakikatnya, dicintai adalah rasa yang paling menyenangkan sepanjang sejarah. Namun mencintai tanpa adanya balasan, rasanya ... Seperti musibah, ya? Riuh angin pantai menyibak rambut yang hampir menutup seluruh wajahku. Duduk sendirian menyaksikan camar menari di tepian ombak ujung pandang sana. Empat tahun lalu, adalah sekarang. Entah mengapa tiba-tiba aku mengingatnya. Dan mengingatnya membuat bibirku tersungging tipis. Betapa memalukannya kisah itu. Dan mengapa harus memilukan? Aku tidak ingin menceritakan kisah ini. Bukan berarti aku benci untuk menceritakannya. Bukan juga takut mengembalikan pahit sekaligus sakit di dalamnya. Namun, segala sesuatu yang ingin aku mulai, rasanya begitu hambar jika tidak tahu titik awal. April di 2013 lalu, perempuan itu aku kenal hanya melalui media sosial. Mengajaknya berchating melalui aplikasi tukar pesan. Sesingkatnya kisah ini, satu ...