Postingan

Lekas Baik Diri

Gambar
Akhir-akhir ini aku lebih sering melamun sendirian. Entah itu di kamar, di kerjaan, di luar ruangan, di mana-mana. Kadang kepala produksi menegurku atas hal kecil yang membuat pekerjaanku berantakan. Kebiasaan.  Berat badanku turun lagi. Aku tidak ingin terus-terusan terpuruk karena ini. Namun apa dayaku yang terus teringat kabar-kabar baik di tiap pagi yang hilang kini. Terus terusan teringat beberapa peristiwa menyenangkan bersamanya lagi. Kini, itu hanya sebatas kenangan yang membekas di kepala. Melukai hati, sampai pikiran yang tak nyaman memikirkan apapun. Aku bahkan tau jelas, beberapa orang ada yang menguntit kisahku dengannya dulu. Sampai-sampai tau jika aku sudah mengakhiri hubungan itu, pesan-pesan baik dikirimkan dari berbagai arah. Tapi aku tidak minat, atau mungkin belum minat. Jika sudah selesai kerja, seringkali aku hanya berdiam diri di luar kost. Memainkan gitar dengan entah apa lagu yang aku nyanyikan. Kemudian menyalakan kembali sebatang rokok, terus seperti itu ...

Bertahan Melawan Sakit, Dipaksa Kuat Menelan Pahit

Gambar
Ada banyak peristiwa yang masih saja melintas di pikiranku untuk aku ingin bagi denganmu. Ya memang, terkadang aku pelupa bahwa kita sudah tidak lagi saling berbagi kabar. Wajar, ini baru beberapa minggu. Seringkali aku merenung setelah sadar bahwa kau telah pergi. Terkadang aku ingin meronta, duduk sendirian menjambak rambutku kuat-kuat. Terkadang aku ingin menangis, menghisap rokok dalam-dalam seperti ingin membuat paru-paru berhenti berproses. Aku masih memikirkanmu, aku masih belum bisa melupakanmu, tapi bagaimana? Aku sudah tidak bisa mengabarimu. Kau menutup semua jalur komunikasi kita di manapun. Aku tau ini cara terbaik kamu membantuku untuk bisa segera melupakanmu. Aku mengerti ini adalah caramu agar aku tidak mengetahui tentang apa-apa yang terjadi padamu. Yang salah mungkin aku, aku terlalu payah. Dan aku benci memiliki karakter yang terlalu bersimpati pada orang-orang. Benci memiliki karakter yang terlalu lemah menghadapi perasaan. Tapi ini aku. Dan ini yang terjadi padaku....

Diantara Kenangan Yang Melekat Hebat

Gambar
Tepat satu minggu, hari ini adalah hari di mana dia berkata jujur tentang perasaan yang tiba-tiba hilang. Padaku, pada diri ini yang telah manaruh harap lebih. Seringkali aku bertanya tentang kenapa tiba-tiba dia semudah itu beralih rasa? Alasannya hanya setengah membuat aku percaya, setengahnya aku kecewa. Kecewa bukan sebuah kemungkinan dia memiliki perasaan lain pada sosok yang baru, namun kecewa pada besarnya harapan yang pernah ia beri padaku. Harapan itu, kini hanya menggulung di pikiranku, sambil tetap terus bertanya-tanya tentang kenapa, dan apa yang membuatku salah? Semakin tidak percaya saja rasanya. Jujur saja kenangan tentang bagaimana dia merapikan rambut, bersandar, dan memeluk. Tawa yang berisik, lagu Threesixty favorit, hela nafas saat kesal, cincin yang terbuat dari rajutan benang hitam, jam tangan karet, serta dua jaket hangat yang dia kirim melalui paket, semuanya membuatku semakin bertanya-tanya. Ada yang membuatku semakin tidak percaya, rasa apa yang dia berikan sa...

Kembali Ke Titik Awal

Gambar
 Apa yang akan kamu rasakan jika telah berhasil mencapai titik yang tinggi? Pasti bahagia, dan bangga. Meski kamu tahu itu tidak sulit, kamu tidak pernah hebohkan pada orang-orang mengenai prosesnya seperti apa? Begitu bukan? Yang mereka tahu hanya kamu sudah berhasil, dan memiliki uang yang banyak. Dulu, kita sadar. Emmm atau ... Maaf, ini tentangku. Biar aku ceritakan tentangku saja. Namun jika memang memiliki kisah sama, berarti kita orang-orang yang di pilih Tuhan. Ya ... Dulu, sebelum sampai titik tinggi itu, prosesnya sangat sulit. Lulus sekolah SMK dengan jurusan yang sama sekali tidak aku dapat ilmunya, sungguh kesalahan, dan penyesalan besar seumur hidupku, sampai saat ini. Orang-orang masuk SMK, atau sekolah kejuruan memang untuk bisa langsung mempelajari jurusan yang di sediakan oleh sekolah. Biar bisa langsung terjun ke dunia kerja, tanpa menempuh jalur kuliah, katanya. Kan sudah punya ilmu dasarnya. Otomotif kendaraan ringan, mesin, komputer, jaringan, akomodasi, akunt...

Terima Kasih Bandung

Gambar
23 Januari 2022 Siang itu aku mendapat sebuah informasi tentang lowongan pekerjaan di sebuah forum media sosial. Bukan lowongan kerja sebagai pegawai pabrik memang. Tapi aku berpikir, ini adalah satu peluang. Di saat situasi seperti ini, aku mengerti orang-orang pun sulit mendapat pekerjaan. Dalam sebuah informasi yang aku dapat di media sosial, seseorang mengunggah gambar di komentar. Unggahannya cukup jelas, orang tersebut sangat butuh pekerja yang serius, dan minat yang tinggi dalam bekerja. Ada nomor kontak yang bisa di hubungi di sana. Tanpa menjejakan komentar, aku langsung menghubungi orang tersebut melalui aplikasi tukar pesan.     “Selamat siang, A. Saya Iki, dari Sukabumi. Saya dapat informasi lowongan kerja, untuk langsung menghubungi nomor ini, apa benar. Maaf mengganggu sebelumnya.” Begitu bunyi pesan yang aku kirim untuk mengawali sesi chating.    “Oh.. Iya betul, A. Sebelumnya maaf, Aa pengalaman kerja apa? Kami cari yang serius, disiplin, dan rajin, w...

Perempuan Yang Akhirnya Berhasil Mengambil Hatiku

Gambar
Pada akhirnya setelah 6 tahun. Juga setelah berbulan-bulan aku mengagumi sosok perempuan lain, dia hadir. Menunjukan kagum padaku, dia stalking hampir di semua akun media sosialku. Dia mengabarkan padaku bahwa dia sangat-sangat terkesan. Aku, belum ada perasaan apapun padanya. Hanya berucap terima kasih (dalam hati). Tetap saja, hatiku masih ada dia. Perempuan yang bulan April lalu aku kenal lewat sosial media. Ini temanya masih tetap perkenalan via sosial media ya? Entah lah, selalu saja. Namun tidak buruk untukku pribadi. Dengan tetap di dasari komunikasi yang sangat baik, lambat laun aku mulai mengenalnya sedikit demi sedikit. RH Si manis yang menggemaskan ternyata. Jika aku tidak lupa, mungkin pada tanggal 20 November 2021 awal kami saling menyapa. Awalnya dia memberikan banyak sekali like pada kicauan status di wall akun sosial mediaku. Aku coba membalas, tapi begitu aku periksa wall akunnya, sedikit sekali dia mengunggah foto, atau sekadar kicauan biasa. Dari sana aku putus...

Perempuan Yang Membuatku Jatuh

Gambar
Pada akhirnya, dia perempuan yang membuatku kembali melihat warna-warna cinta. Rasa itu datang tiba-tiba. Entahlah, 2016 lalu setelah kepergian seseorang yang teramat berarti untukku, aku sangat-sangat hancur. Perih, pahit, sakit. Tidak dapat aku gambarkan secara jelas, bagaimana rasanya. Mungkin hanya kamu yang pernah merasakannya saja yang akan mengerti. Setelah kejadian itu, enam bulan lamanya aku selalu mengurung diri dalam kamar. Semua temanku nampak jelas melihat perubahan. Dan enam bulan sisanya, akhirnya aku mau di ajak keluar. Ya, berkat mereka. Teman-teman masa kecilku. Betul, satu tahun lamanya aku baru bisa sembuh dari sakit itu. Aku berjanji pada diri sendiri, tidak akan lagi memerankan satu karakter dalam kisah itu. Namun kini, saat ini, dia datang. LH Inisial namanya. 5 April lalu aku mengenalnya di sebuah aplikasi media sosial. Awal yang tidak ada sama sekali niat untuk ingin mengenalnya. Namun sebagai rasa hormat perkenalan dalam sebuah aplikasi itu, aku mengirimkannya...